Himpunan Mahasiswa Pedalangan (HIMA Pedalangan) ISI Yogyakarta melihat seni wayang sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia kian terpinggirkan di tengah arus modernisasi dan globalisasi ini. Kesadaran akan gejala ini menggerakan HIMA Pedalangan ISI Yogyakarta untuk mengajak masyarakat Jawa kembali ke akar. Pedalangan tidak hanya dipandang sebagai seni pertunjukan tetapi menjadi bagian hidup orang Jawa. Kegiatan ini diselenggarakan bertepatan dengan Hari Wayang Nasional, tanggal 7 November 2025.
Peringatan Hari Wayang tahun 2025 kali ini, HIMA Pedalangan ISI Yogyakarta mengangkat tema Reringgitan-Berbayang “Bermain Bersama Wayang”. Tema ini mengajak setiap yang datang untuk menonton wayang sambil menembus batas imajinasi yang ada. Imaji nilai-nilai budaya, spiritual, kemanusiaan, dan lingkungan yang semua ada di sekitar kita.
Peringatan Hari Wayang 2025 ini diselenggarakan selama dua hari. Hari pertama (26/11/2025) diselenggarakan Seminar Kebudayaan dengan tema “ Revitalisasi Wayang: Trik Jitu supaya Wayang Diterima Kalangan Anak Muda dan Audiensi Awam”. Seminar ini menghadirkan 2 Narasumber, yakni Ni Ketut Intan Handayani, S.Sn., M.Sn. dan Samuel Indratma dengan Fatma Desti Anggraini sebagai moderator. Acara ini diselenggarakan di Mini Concert Etnomusikologi ISI Yogyakarta, pukul 09.00 WIB sampai selesai. Acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan dari Omah Cangkem.
Hari kedua (27/11/2025), menampilkan Pergelaran Wayang Kulit berbagai gaya. Pergelaran hari kedua dimulai pukul 09.00 WIB sampai 00.00 di Pendapa Jurusan Tari ISI Yogyakarta. Pergelaran ini kerjasama antara HIMA Pedalangan dengan Dalang Cilik Yogya, Wayang Cinema, Grup Amisedajati, UIN Kalijaga Yogya, Unit Kesenian Jawa Gaya Surakarta, Sekar Marapanjer, Hima Pendidikan Bahasa Daerah UNY. Berikut adalah urut-urutan pertunjukan hari kedua:
- Dalang Cilik: Kanjalu Rahagi Shaka
- Wayang Cinema: Aneng Kiswantoro, M.Sn.
- Pakeliran Padat HIMA Pedalangan: Branjang Pamadi
- Pakeliran Padat Wayang Jawa Timuran, Amisedajati : M. Sholahuding Wakhid
- Pakeliran Padat, UIN Kalimasada: Rustamaji Nirmala Sasikirono
- Pakeliran Padat Surakarta, UKJGS: M. Rafi Nur Fauzy
- Pakeliran Padat Yogyakarta, Sekar Marapanjer: Yaho Bilawa Pujabrata
- Pakeliran Padat Yogyakarta, Hima Pendidikan Bahasa Daerah UNY: Candya pradipta
- Pakeliran Ringkes, Dosen Pedalangan ISI Yogyakarta: Prof. Dr. Kasidi, M.Hum.
Selain pertunjukan wayang kulit, HIMA Pedalangan ISI Yogyakarta juga mengadakan pameran wayang karya mahasiswa. Karya mahasiswa berupa boneka wayang baru, hasil tatahan dan pulasan mahasiswa semua dipampang di lorong pameran belakang kelir sang dalang. HIMA Pedalangan ISI Yogyakarta berharap seni pedalangan dapat tetap hidup, relevan, dan menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan dan mengembangkan warisan budaya bangsa di tengah tantangan zaman.




